TEGUR AKU!


By Ramadika G.

Tegur aku jika nakalku membuat kau resah dan gelisah, tegur aku juga ketika sehat dan lincah membuatku kembali berulah.

Tegur aku ketika aku bersedih dan meluapkannya dengan amarah, tegur aku juga ketika bahagia membuatku kehilangan arah.

Tegur aku ketika terlalu sibuk dengan tugas kuliah hingga jarang pulang ke rumah, tegur aku juga ketika aku selesai wisuda dan aku tak kunjung mencari nafkah.

Tegur aku jika menyerah karena lamaran pekerjaanku ditolak mentah mentah, tegur aku juga ketika aku mulai jenuh dengan pekerjaan yang terasa amat susah.

Tegur aku jika aku putus asa karena kalah, tegur aku juga ketika aku sudah mendapatkan segalanya hingga sombongku parah.

Tegur aku jika aku menghabiskan uang tabungan untuk nanti kita menikah, tegur aku juga jika aku meminta sesuatu sebelum kita sah.

Tegur aku ketika sibuk membuatku sulit menemanimu di sembilan bulan kita dirundung gelisah, tegur aku juga untuk segera bersiap saat nanti kita menjadi bunda dan ayah.

Tegur aku ketika tua membuat ragaku lemah, tegur aku juga ketika lelah membuatku jarang ibadah.
Selain menyayangimu takkan pernah salah, aku juga akan mendampingimu hingga kita kembali ke tanah.

Postingan terkait: