Cerpen: Puisi Cinta

Seorang penulis menggubah sebuah puisi cinta yang sangat indah. Puisi cinta itu lalu diperbanyak berkali-kali dan dibagikan kepada teman-teman dan kenalannya di facebook, baik laki-laki maupun perempuan. Bahkan puisi itu juga dibagikan kepada seorang wanita muda cantik yang tinggal diujung kampung, yang baru sekali ditemuinya.

Setelah satu atau dua hari, wanita muda itu akhirnya mengirim sebait pesan pada si penulis. Dalam pesan itu ia berkata, 

"Biar ku yakinkan kamu, aku terharu oleh puisi cinta yang kamu karang untukku. Datanglah segera, temui ayah dan ibuku, kemudian segeralah buat rencana untuk melamar aku pada orang tuaku."

Lalu si penulis membalasnya dengan sebuah pesan, 

"Temanku, itu hanyalah sebuah puisi cinta yang lahir dari hati penyair yang ku harap akan dibaca oleh setiap laki-laki dan perempuan yang mengenalku."

Kemudian wanita itu marah dan membalas sebuah pesan lagi padanya,

"Munafik dan pembohong. Mulai hari ini sampai aku mati, karenamu aku akan membenci semua penulis."


Image Source: Google Image

Postingan terkait: