Selamat Malam Teman Seperjuangan

Hanya pada malam, kita akan paham. Dinginnya kisah persahabatan, bercerita tentang siapa yang akan menikah duluan. Kemudian, bermimpi apa masih bisa berkumpul kembali?

Sampai kapanpun, disini tetap sama. Sekitar seribuan meter diatas permukaan laut, lalu tiap malamnya terlihat gemerlap indahnya cahaya kota Bandung.

Akhirnya semua berlalu, kau mulai sibuk dengan cerita baru. Kemudian, sendiri disini menyisakanku. Aku mungkin boleh sudah ditempat tidurku, tapi beberapa pikiranku masih tertinggal disana, menyisakan rindu.

Lantas, ada apa denganku?

Sebelumnya, aku sudah kehilangan beberapa teman lama. Semua terjadi karena jarang bertemu, hingga akhirnya kurasa masih menyisakan satu yang benar-benar mengerti aku.

Malam ini kita satu, hibuk akan diam.

Pedih.

Malam ini sudah membawa duka dan lebam, sepasang mata perlahan memejam.

Selamat malam, teman seperjuangan.

Ada apa denganku? Urghh

Sepertinya aku mengantuk.

Postingan terkait: