BLOGDIARY: BUTUH PIKNIK!

Hidup kadang seperti titik-titik ini. Aku bagai titik yang tak tau jalan, buta akan arah. Melihat kemana pun terlihat sama, masih titik-titik yang belum aku tau menjadi apa. Akankah jadi coretan kemarahan, atau akan jadi sebuah sketsa lukisan yang indah. Semua tergantung siapa yang menggariskannya, apa itu hanya kehendak tuhan atau semata-mata kau ingin merubah nasibmu?

Titik-titik ini menipu pikiranku melalui mata, menjadi gambar yang seakan-akan bergerak padahal kutahu ini benar-benar sedang diam. Sama seperti jiwaku, selalu merasa sedang berada di sisi yang lain padahal tubuhku diam. Hal ini selalu terjadi pada pikiranku, ia menipu untuk membuatku sampai pada titik jenuh. 

Bagaimana tidak jenuh, sementara aku memaksanya untuk terus berfikir. Mencari sesuatu yang sebenarnya tidak perlu, sia-sia, buang-buang waktu. Kadang sesekali aku mengajaknya bermain, ia benar-benar menyukainya. Kemudian ketika ku ajak untuk mempelajari sesuatu, ia marah mencaciku. Aku bersyukur ketika ia masih senang untuk main Dota 2, menuliskan sesuatu di Blog dan memberiku mimpi indah sesekali. Namun kini sudah beda, ia butuh suasana baru. Ia ingin membawa tubuhku pergi, menemukan dimana jiwanya di kebebasan. 


Rutinitas sehari-hari, makanan kosan, asap rokok milik tetangga lalu sampah yang berserakan yang dibawa ke kamar ini olehku. Semuanya membawa kekhawatiran pada tubuhku, aku ingin segera memutuskan diri untuk berlibur. Mungkin aku sudah bosan dengan dinginnya Bandung, lantas bolehkah aku pergi dulu sejenak? 

Jogja, kota sejuta kenanganku dengannya.

Mari piknik!

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "BLOGDIARY: BUTUH PIKNIK!"

Post a Comment